Ezmieralda Melissa: Tentang durian runtuh, kerja paruh waktu dan dukungan orang-orang terkasih

Hai Ezmi, selamat ya sudah menyerahkan disertasinya. Bisa cerita sedikit apa motivasi awal ingin studi PhD? Alhamdulillah, terima kasih. Motivasi utama tentu saja terkait pekerjaan sebagai akademisi. Tapi memilih menjadi akademisi pun sebetulnya juga bukan rencana hidup. Awalnya justru ingin kerja di perusahaan karena background studi dulu public relations (PR) dan marketing, tapi Papa (alm) bilang aku seperti … Continue reading Ezmieralda Melissa: Tentang durian runtuh, kerja paruh waktu dan dukungan orang-orang terkasih

Advertisements

Maya Irjayanti: Tentang suami petualang, membesarkan anak ABG dan kiat bahagia sebagai mahasiswi PhD

Hai Mbak Maya, terima kasih sudah berkenan ngobrol bareng phdmamaindonesia. Menginjak tahun ketiga studi PhD ini, apa saja suka dan duka yang Mbak rasakan? Halo Mbak Kanti, sama-sama Mbak. Ya, saya tidak akan menyebut duka, kesannya pesimis. Saya lebih suka menyebutnya sebagai tantangan ya. Ya jujur saja tantangannya banyak. Tapi saya dari awal sudah komitmen, … Continue reading Maya Irjayanti: Tentang suami petualang, membesarkan anak ABG dan kiat bahagia sebagai mahasiswi PhD

PhD Mama Anggia: Tentang menjadi ibu, riset di laboratorium dan berbagi tugas dengan suami

Halo Anggi, dua kali hijrah ke Australia untuk studi, apa perbedaannya kali ini? Hai Kanti. Pertama kali saya ke Melbourne untuk mengambil studi Master, saya hanya berdua bersama suami dan kami baru saja menikah. Jadinya saya bisa fokus ke studi dan masih banyak waktu untuk lembur apabila diperlukan dan juga lebih punya waktu untuk berpartisipasi … Continue reading PhD Mama Anggia: Tentang menjadi ibu, riset di laboratorium dan berbagi tugas dengan suami

Kisah hebat pendamping PhD Mama: Berhijrah demi keluarga

Kabar istri mendapatkan beasiswa untuk lanjut studi S3 di Auckland Selandia Baru, terus terang pada waktu itu menjadi dilema bagi saya. Dikarenakan pada saat bersamaan karir saya sedang berada pada track yang baik. Saya baru saja di promosikan menjadi Sub Branch Manager di sebuah Bank Syariah ternama di Indonesia, di kota tempat tingal saya, Jambi. … Continue reading Kisah hebat pendamping PhD Mama: Berhijrah demi keluarga

PhD Mama Yuher: Usaha katering, mengasuh anak dan disertasi

Sering saya dengar, perjalanan PhD itu penuh dengan kejutan. Bagaimana pendapat Mbak Yuher? Ya, kurang lebih seperti itulah yang saya rasakan juga. Jadi cerita awalnya kepindahan kami ke Taiwan adalah karena suami akan melanjutkan sekolah. Namun karena jurusan yang diminati beliau mengharuskan kemampuan Bahasa Mandarin di level tertentu, rencana seketika berubah : saya lanjut S3, … Continue reading PhD Mama Yuher: Usaha katering, mengasuh anak dan disertasi

PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

Bagaimana perasaan Kakak sekarang studi sudah rampung dan sudah kembali berkumpul lagi bersama keluarga? Ya, saya selalu melihat bahwa setiap insan di dunia ini semata-mata hanya menjalankan peran sesuai takdir dan tugas kita adalah menghidupkan peran tokoh itu sebaik-baiknya dengan ikhtiar dan beribadah. Alhamdulillah, rasanya bahagia yang tak terkira karena perjuangan lahir dan batin di jalan … Continue reading PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

Najmah, bisa cerita sedikit bagaimana perjuangan mendapatkan beasiswa S3 sekarang ini? Ya, saya sudah memimpikan studi PhD dari sejak lama. Waktu itu tahun 2011 saya baru saja menikah. Saya mendaftar beasiswa kesana kemari tapi berkali-kali itu juga saya gagal. Rupanya Allah ingin kami fokus pada pencapaian lain yaitu untuk punya anak terlebih dahulu. Alhamdulillah kami … Continue reading PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

PhD Mama Evi: endometriosis, disertasi dan buah hati

Beberapa teman bilang, perjalanan meraih PhD adalah ujian tersendiri dalam kehidupan. Bagaimana pengalaman Evi? Hmm.. ya saya rasa ada benarnya. Diluar beban studi, ujian saya barangkali terkait pengalaman dengan endometriosis ya. Kondisi saya ini meninggalkan beban psikologis yang bener-bener sesuatu.. terutama setelah saya menjalani prosedur laparoscopy. Apalagi kita sedang berusaha menyelesaikan studi. Saya ingat waktu itu menangis hebat karena kepikiran … Continue reading PhD Mama Evi: endometriosis, disertasi dan buah hati

PhD Mama Ika: Bang Thoyib dan Mengurus 5 Anak

Mbak, bagaimana kisah awal bisa mengasuh 5 anak sambil PhD? Jadi ceritanya, saya mulai studi PhD akhir tahun 2008, waktu itu sambil sibuk mengurus satu anak si sulung (7 tahun), sementara anak kedua yang saat itu berumur 2.5 tahun masih di Indonesia karena suami masih ada komitmen dengan pekerjaan. Kami sempat Long Distance Relationship (LDR), susah … Continue reading PhD Mama Ika: Bang Thoyib dan Mengurus 5 Anak

PhD Mama Desi: Berjibaku Bareng Suami

Hai Mama! Kali ini saya ingin membagikan cerita PhD Mama Desi yang melahirkan anak pertamanya di tahun pertama studi dan hamil anak kedua ketika sidang PhD. Kebayang ya serunya? Desi mengambil program studi Biomedical Engineering di Eindhoven University of Technology (Technische Universiteit Eindhoven), Belanda. Selamat membaca! Desi bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah … Continue reading PhD Mama Desi: Berjibaku Bareng Suami