Lady Mandalika: Berjuang dengan Disertasi di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 mempengaruhi kita semua secara global. Namun dampaknya tidaklah sama pada semua orang. Banyak kelompok marginal yang hidupnya menjadi lebih rentan dan beban hidupnya semakin berat akibat pandemi. Bagi peneliti perempuan, pandemi menciptakan tantangan yang berbeda dan beban yang semakin berlapis. Padahal di masa normal pun tugas sebagai mahasiswa PhD yang dikombinasikan dengan peran dan tanggung jawab untuk mendampingi keluarga baik secara dekat maupun … Continue reading Lady Mandalika: Berjuang dengan Disertasi di Tengah Pandemi

Angelina Prima Kurniati: Yakin dan percaya diri, kunci menjalani kuliah PhD

Nama saya Angelina. Saya menjalani studi PhD di School of Computing, University of Leeds, Inggris, tahun 2016 hingga 2020. Saat memulai studi, saya berusia 33 tahun, sudah menikah dan dikaruniai dua anak, serta sudah bekerja sebagai dosen di Universitas Telkom, Bandung selama 10 tahun. Pada kondisi yang sudah tidak muda itu, plus multiperan sebagai seorang istri, ibu, sekaligus seorang karyawan swasta yang sudah “nyaman” dalam … Continue reading Angelina Prima Kurniati: Yakin dan percaya diri, kunci menjalani kuliah PhD

Tatum Syarifah: Berburu Sekolah Anak di Auckland – Dari Lokasi, Sosio Ekonomi, Hingga Etnisitas

Maret 2015 saya menjejakkan kaki di Auckland, New Zealand (NZ), untuk memulai perjalanan PhD di University of Auckland (UoA). Suami dan anak-anak saya tinggalkan dulu di Indonesia agar saya dapat mempersiapkan tempat tinggal dan hal lainnya di Auckland, termasuk juga mental bertarung di level doktoral. Pada saat itu, UoA menempatkan saya di tempat tinggal (akomodasi) sementara untuk kemudian mulai berburu akomodasi permanen. Di NZ, lokasi … Continue reading Tatum Syarifah: Berburu Sekolah Anak di Auckland – Dari Lokasi, Sosio Ekonomi, Hingga Etnisitas

Yangie Dwi: Culture shock is not good, is not bad. It is what it is.

Bagi saya, keputusan menjalani PhD di Korea Selatan boleh dikatakan melalui proses yang cukup singkat. Tidak pernah terlintas dan terbayang sebelumnya untuk melanjutkan sekolah di negeri ginseng ini. Di tahun 2018, sembari bekerja menjadi asisten akademik, saya mulai mencari profesor yang topik penelitiannya sesuai dengan minat saya. Saya masih menyasar untuk melanjutkan pendidikan di UK atau negara Skandinavia. Beberapa lamaran saya ajukan dan kesemuanya gagal. … Continue reading Yangie Dwi: Culture shock is not good, is not bad. It is what it is.

Anggia Prasetyoputri: Menjadi Istri, Ibu, Peneliti dan Pengalaman sebagai Penyintas Kanker

“You are responsible with your own happiness. Beranilah bermimpi, bekerja keras untuk mencapai mimpi itu, dan tidak usah pusing dengan omongan orang.” Saya Anggia Prasetyoputri, peneliti pada Centre for Drug Discovery and Development – Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi LIPI. Saya mendapatkan gelar PhD dari Institute of Molecular Bioscience – University of Queensland, Australia dengan dukungan beasiswa Australia Award tahun 2015-2019. Penghargaan L’oreal UNESCO for … Continue reading Anggia Prasetyoputri: Menjadi Istri, Ibu, Peneliti dan Pengalaman sebagai Penyintas Kanker

Hani Yulindrasari: Tahun Pertama PhD dan Mengenali Depresi

Hai! Perkenalkan nama saya Hani, saya adalah dosen Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Saya melanjutkan studi PhD di bidang Gender Studies di Universitas Melbourne melalui beasiswa Dikti. Perjalanan PhD selama 4 tahun adalah perjalanan yang luar biasa. Namun bagi saya,  tahun pertama PhD-lah yang menjadi pengalaman yang cukup berat karena saya harus beradaptasi dengan kehidupan baru sebagai kandidat PhD, … Continue reading Hani Yulindrasari: Tahun Pertama PhD dan Mengenali Depresi

Najmah Usman: Atmosfer akademik dan peran pembimbing dalam pembelajaran PhD

Halo teman-teman, perkenalkan nama saya Najmah Usman, seorang ibu dengan 3 orang anak yang telah menyelesaikan PhD di Selandia Baru tahun 2020 ini. Saya lahir dan besar di bantaran sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Latar belakang Pendidikan S1 dan S2 saya adalah Kesehatan Masyarakat, saya memperoleh beasiswa AUSAID di Melbourne University dan menggeluti bidang statistik dan epidemologi.  Saya mengambil beasiswa S3 melalui New Zealand ASEAN … Continue reading Najmah Usman: Atmosfer akademik dan peran pembimbing dalam pembelajaran PhD

Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Nama saya Yuherina Gusman, biasa dipanggil Yuher atau Rina. Saya mahasiswa PhD tahun keempat Jurusan Hubungan Internasional di National Chengchi University, Taiwan. Tidak sengaja memilih Taiwan Sebelumnya saya lulus S2 dari Taiwan National Cultural Study, dan S1 di jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran. Ini adalah kali kedua saya belajar di Taiwan menggunakan beasiswa dari MOE (Ministry of Education) – salah satu beasiswa dari pemerintah … Continue reading Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Halo! Saya Inge, dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Saya mengambil PhD di Australia berkaitan dengan public health service management, bidang yang linier dengan studi S2 saya. Selama studi, keluarga: saya, suami dan kedua anak saya, semua bermukim di Australia. Bahkan kehamilan ketiga saya terjadi di tahun-tahun terakhir studi dan sempat membuat saya harus mengambil cuti. Kerja Bareng Kuliah S3 Demi Membiayai … Continue reading Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Angtyasti Jiwasiddi: Kisah Ibu dan Tahun Pertama Studi PhDnya

Halo! Saya Angtyasti Jiwasiddi, seorang PhD Mama dari seorang putri, memulai PhD program di School of Information Systems and Technology Management, University of New South Wales tahun 2018. Penelitian saya saat ini ada pada payung besar ‘digital world’ atau ada yang bilang ‘the future of world’ yang dihubungkan dengan travelling. Jadi ini cukup menyenangkan karena menggabungkan anatara bekerja dan senang-senang. Batasan topiknya adalah saya melihat … Continue reading Angtyasti Jiwasiddi: Kisah Ibu dan Tahun Pertama Studi PhDnya