PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

Bagaimana perasaan Kakak sekarang studi sudah rampung dan sudah kembali berkumpul lagi bersama keluarga? Ya, saya selalu melihat bahwa setiap insan di dunia ini semata-mata hanya menjalankan peran sesuai takdir dan tugas kita adalah menghidupkan peran tokoh itu sebaik-baiknya dengan ikhtiar dan beribadah. Alhamdulillah, rasanya bahagia yang tak terkira karena perjuangan lahir dan batin di jalan … Continue reading PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

Advertisements

PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

Najmah, bisa cerita sedikit bagaimana perjuangan mendapatkan beasiswa S3 sekarang ini? Ya, saya sudah memimpikan studi PhD dari sejak lama. Waktu itu tahun 2011 saya baru saja menikah. Saya mendaftar beasiswa kesana kemari tapi berkali-kali itu juga saya gagal. Rupanya Allah ingin kami fokus pada pencapaian lain yaitu untuk punya anak terlebih dahulu. Alhamdulillah kami … Continue reading PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

PhD Mama Ima: Menyiasati studi dengan balita dan menjalani LDR

Perempuan, pengawasan dan 'realita' yang subjektif Sering kali, pilihan hidup yang dibuat oleh seorang perempuan menjadi objek pengawasan (scrutiny) orang sekitarnya. Seolah abai pada kenyataan bahwa setiap orang (terlepas ia laki-laki atau perempuan), menghadapi 'realita' yang berbeda-beda yang tak dapat disamaratakan. Simak obrolan saya dengan PhD Mama Ima yang mengupas tentang tantangan hidup studi di rantau … Continue reading PhD Mama Ima: Menyiasati studi dengan balita dan menjalani LDR

PhD Mama Ika: Bang Thoyib dan Mengurus 5 Anak

Mbak, bagaimana kisah awal bisa mengasuh 5 anak sambil PhD? Jadi ceritanya, saya mulai studi PhD akhir tahun 2008, waktu itu sambil sibuk mengurus satu anak si sulung (7 tahun), sementara anak kedua yang saat itu berumur 2.5 tahun masih di Indonesia karena suami masih ada komitmen dengan pekerjaan. Kami sempat Long Distance Relationship (LDR), susah … Continue reading PhD Mama Ika: Bang Thoyib dan Mengurus 5 Anak

PhD Mama Desi: Berjibaku Bareng Suami

Hai Mama! Kali ini saya ingin membagikan cerita PhD Mama Desi yang melahirkan anak pertamanya di tahun pertama studi dan hamil anak kedua ketika sidang PhD. Kebayang ya serunya? Desi mengambil program studi Biomedical Engineering di Eindhoven University of Technology (Technische Universiteit Eindhoven), Belanda. Selamat membaca! Desi bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah … Continue reading PhD Mama Desi: Berjibaku Bareng Suami

PhD Mama Winny: Menyimpan Bayi di Meja Kerja

Hola Mama! Pada post kali ini saya ingin berbagi obrolan dengan Winny Wulandari, dosen ITB yang menyelesaikan PhD nya di Australia kira-kira 3 tahun yang lalu. Sama-sama menempuh studi doktoral dengan suami tidak hanya sebuah keberuntungan tetapi juga sebuah tantangan tersendiri, ditambah ada kehadiran buah hati yang sempat mengalami sakit yang cukup serius. Bagaimana kisah Mbak … Continue reading PhD Mama Winny: Menyimpan Bayi di Meja Kerja

PhD Mama Winny: Menyimpan Bayi di Meja Kerja

Hola Mama! Pada post kali ini saya ingin berbagi obrolan dengan Winny Wulandari, dosen ITB yang menyelesaikan PhD nya di Australia kira-kira 3 tahun yang lalu. Sama-sama menempuh studi doktoral dengan suami tidak hanya sebuah keberuntungan tetapi juga sebuah tantangan tersendiri, ditambah ada kehadiran buah hati yang sempat mengalami sakit yang cukup serius. Bagaimana kisah Mbak … Continue reading PhD Mama Winny: Menyimpan Bayi di Meja Kerja

PhD Mama Hani: Sepatu Berhak, Jilbab dan Feminisme

Hai Mama! Kali ini saya berkesempatan ngobrol dengan Mbak Hani Yulindrasari, yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Australia. Sebagai seseorang yang sering meneliti tentang gender, saya sempat ngobrol sedikit tentang gerakan feminisme dan kaitannya dengan kehidupan perempuan zaman ini. Selamat membaca dan semoga bermanfaat! Mbak Hani meneliti tentang apa sih? Riset saya interdisipliner. Ada psikologi, sosiologi, … Continue reading PhD Mama Hani: Sepatu Berhak, Jilbab dan Feminisme

PhD Mama Lia: Sekolah itu Rejeki Keluarga

Hai Mama! Kali ini saya berkesempatan ngobrol dengan Mbak Lia, yang baru memulai studi doktoralnya tahun lalu. Mbak Lia banyak bercerita tentang pentingnya dukungan keluarga sebelum memulai perjalanan panjang sebagai mahasiswa doktoral, selamat menyimak ya! Bagaimana cerita awalnya bisa hijrah sekeluarga ke Australia untuk studi S3? Jadi ceritanya, saya selesai mengambil gelar master di Australia juga 5 … Continue reading PhD Mama Lia: Sekolah itu Rejeki Keluarga