Najmah Usman: Atmosfer akademik dan peran pembimbing dalam pembelajaran PhD

Halo teman-teman, perkenalkan nama saya Najmah Usman, seorang ibu dengan 3 orang anak yang telah menyelesaikan PhD di Selandia Baru tahun 2020 ini. Saya lahir dan besar di bantaran sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan. Latar belakang Pendidikan S1 dan S2 saya adalah Kesehatan Masyarakat, saya memperoleh beasiswa AUSAID di Melbourne University dan menggeluti bidang statistik dan epidemologi.  Saya mengambil beasiswa S3 melalui New Zealand ASEAN … Continue reading Najmah Usman: Atmosfer akademik dan peran pembimbing dalam pembelajaran PhD

Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Nama saya Yuherina Gusman, biasa dipanggil Yuher atau Rina. Saya mahasiswa PhD tahun keempat Jurusan Hubungan Internasional di National Chengchi University, Taiwan. Tidak sengaja memilih Taiwan Sebelumnya saya lulus S2 dari Taiwan National Cultural Study, dan S1 di jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran. Ini adalah kali kedua saya belajar di Taiwan menggunakan beasiswa dari MOE (Ministry of Education) – salah satu beasiswa dari pemerintah … Continue reading Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Antung Pandangwati: Tentang Amanah Abah dan Tiga Tanjakan Menuju Studi PhD

Hai Mbak Antung, terima kasih sudah berkenan sharing untuk phdmamaindonesia. Apa hal yang paling membekas tentang proses mempersiapkan studi? Hai Mbak Kanti. Kilas balik studi saya, waktu itu tahun 2013 adalah tahun yang terberat dalam hidup saya. Diabetes yang Abah (Ayah) derita menimbulkan komplikasi jantung. Ketika Abah sedang opname, saya sempatkan untuk datang saat istirahat makan siang di kampus tempat kerja saya sebagai dosen. Hal … Continue reading Antung Pandangwati: Tentang Amanah Abah dan Tiga Tanjakan Menuju Studi PhD

Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Hai Angty, terima kasih sudah berkenan ngobrol bersama phdmama. Selain karena profesi sebagai pengajar di Binus University, apa yang memotivasi Angty untuk studi PhD? Thank you for the invitation juga mbak Kanti, kalau bagi aku motivasi yang utama adalah bagaimana sebaik mungkin dapat memiliki kehidupan yang terbaik dengan melakukan pekerjaan yang menyenangkan. I’m not saying that Ph.D. is all fun, it has its challenges. Tapi … Continue reading Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

Sudah 10 tahun terakhir ini Mbak Putri bermukim di China, boleh cerita sedikit seperti apa perjalanan PhD Mbak di Negeri Panda? Hai Mbak Kanti. Ya, saya sudah lulus tahun 2017 kemarin dan seperti juga PhD Mama lainnya, saya harus pandai-pandai membagi waktu. Selain beban penelitian yang lumayan berat karena harus mempunyai publikasi jurnal sebagai salah satu syarat mutlak untuk kelulusan, ada pula tanggungjawab lainnya yaitu … Continue reading Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

PhD Mama Yuher: Usaha katering, mengasuh anak dan disertasi

Sering saya dengar, perjalanan PhD itu penuh dengan kejutan. Bagaimana pendapat Mbak Yuher? Ya, kurang lebih seperti itulah yang saya rasakan juga. Jadi cerita awalnya kepindahan kami ke Taiwan adalah karena suami akan melanjutkan sekolah. Namun karena jurusan yang diminati beliau mengharuskan kemampuan Bahasa Mandarin di level tertentu, rencana seketika berubah : saya lanjut S3, suami kuliah Bahasa, baru kemudian lanjut studi S-3 nya. Mengapa … Continue reading PhD Mama Yuher: Usaha katering, mengasuh anak dan disertasi

PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

Najmah, bisa cerita sedikit bagaimana perjuangan mendapatkan beasiswa S3 sekarang ini? Ya, saya sudah memimpikan studi PhD dari sejak lama. Waktu itu tahun 2011 saya baru saja menikah. Saya mendaftar beasiswa kesana kemari tapi berkali-kali itu juga saya gagal. Rupanya Allah ingin kami fokus pada pencapaian lain yaitu untuk punya anak terlebih dahulu. Alhamdulillah kami dianugerahi 2 bayi dalam tempo 2 tahun, setelah sebelumnya sempat merasakan … Continue reading PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

PhD Mama Bella: thesis, terapi dan sholat di emergency exit

Bella bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah ke Kanada? Jadi awalnya aku lulus dari jurusan Teknik Gas dan Petrokimia UI tahun 2005 lalu diterima bekerja di BPPT. Tapi kemudian baru sebulan kerja aku mendapat rekomendasi dari teman sehingga dapat undangan wawancara Schlumberger yang ternyata juga menawarkan pekerjaan buatku. Dengan berbagai pertimbangan aku putuskan mengambil tawaran tersebut dan aku langsung dikirim ke Brooks, Alberta, … Continue reading PhD Mama Bella: thesis, terapi dan sholat di emergency exit

PhD Mama Lia: Sekolah itu Rejeki Keluarga

Hai Mama! Kali ini saya berkesempatan ngobrol dengan Mbak Lia, yang baru memulai studi doktoralnya tahun lalu. Mbak Lia banyak bercerita tentang pentingnya dukungan keluarga sebelum memulai perjalanan panjang sebagai mahasiswa doktoral, selamat menyimak ya! Bagaimana cerita awalnya bisa hijrah sekeluarga ke Australia untuk studi S3? Jadi ceritanya, saya selesai mengambil gelar master di Australia juga 5 tahun yang lalu. Berhubung saya kerja di Bappenas yang membutuhkan … Continue reading PhD Mama Lia: Sekolah itu Rejeki Keluarga