Irina Mildawani: Serunya Kembali ke Bangku Kuliah dan Tantangan Menjalani LDR dengan Suami dan Anak-cucu

Halo Ibu Irina, selamat ya atas wisudanya sebagai PhD di tahun 2017 lalu! Kabarnya, cerita Ibu dalam menjalani studi PhD terbilang unik, karena memulai studi di saat putra-putri sudah dewasa (dan salah satu putri sudah berkeluarga). Bagaimana ceritanya Ibu memutuskan untuk kembali ke bangku kuliah, di saat rekan-rekan seangkatan sudah menikmati masa kerja atau posisi … Continue reading Irina Mildawani: Serunya Kembali ke Bangku Kuliah dan Tantangan Menjalani LDR dengan Suami dan Anak-cucu

Advertisements

Lilis Mulyani: Tentang Laparotomy, Keguguran, dan Perjuangan Melanjutkan Sekolah

Hai Mbak Lilis, boleh cerita sedikit apa yang mendorong Mbak untuk melanjutkan studi hingga jenjang S3? Hai Mbak Kanti. Jadi ceritanya waktu itu setelah menyelesaikan studi Master of Law di Australia tahun 2005, saya memberi target pada diri sendiri, setidaknya dalam lima tahun akan segera melanjutkan studi doktoral. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Peneliti di … Continue reading Lilis Mulyani: Tentang Laparotomy, Keguguran, dan Perjuangan Melanjutkan Sekolah

Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

Sudah 10 tahun terakhir ini Mbak Putri bermukim di China, boleh cerita sedikit seperti apa perjalanan PhD Mbak di Negeri Panda? Hai Mbak Kanti. Ya, saya sudah lulus tahun 2017 kemarin dan seperti juga PhD Mama lainnya, saya harus pandai-pandai membagi waktu. Selain beban penelitian yang lumayan berat karena harus mempunyai publikasi jurnal sebagai salah … Continue reading Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

PhD Mama Ratri: Tentang pumping ASI, riset kanker dan keluarga sebagai support-system

Halo Mbak Ratri, bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah ke Inggris untuk studi PhD?  Hai Mbak Kanti. Saya memutuskan untuk menempuh pendidikan doktoral, selain untuk memperdalam ilmu mengenai Women’s Cancer, juga karena saya adalah staf pengajar di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada. Awalnya saya berencana untuk PhD langsung setelah … Continue reading PhD Mama Ratri: Tentang pumping ASI, riset kanker dan keluarga sebagai support-system

PhD Mama Deti: Tentang pilihan untuk studi lanjut dan mendampingi putra berkebutuhan khusus

Halo Mbak Deti, bagaimana ceritanya sampai memutuskan untuk menjalani studi PhD di Queensland bersama keluarga, sambil mendampingi putra yang memiliki kebutuhan khusus? Pada mulanya terus terang saya kurang berminat untuk mengambil PhD karena sedang menikmati pekerjaan saya sebagai PNS di Bappenas. Namun, kemudian suami saya mendapat letter of offer dan beasiswa LPDP untuk menempuh studi … Continue reading PhD Mama Deti: Tentang pilihan untuk studi lanjut dan mendampingi putra berkebutuhan khusus

PhD Mama Diana: Menuntut ilmu tak cuma untuk ibu tetapi untuk kebaikan keluarga dan masyarakat

Mbak Diana boleh cerita sedikit apa sih yang memotivasi Mbak untuk berangkat studi S3 ke Australia - seperti apa obrolan dengan suami juga kedua putri kecil waktu itu? Sekolah buat saya adalah perjalanan menuntut ilmu. Tujuannya sudah jelas yaitu menuntut ilmu. Biar ilmunya bertambah untuk ngajari muridnya, karena saya seorang dosen. Agar juga cukup ilmu … Continue reading PhD Mama Diana: Menuntut ilmu tak cuma untuk ibu tetapi untuk kebaikan keluarga dan masyarakat

Habis Gelap Terbitlah Fashion Show?

Selamat Hari Kartini! Simak obrolan saya dengan Mbak Hani Yulindrasari yang belum lama ini kembali dari Australia setelah menyelesaikan studi PhDnya di bidang pendidikan dan studi gender. Hai Mbak, bagaimana kabarnya setelah kembali ke Indonesia? Halo Mbak Kanti. Baik, Mbak. Senang bisa kumpul lagi dengan keluarga dan sahabat-sahabat. Tapi jujur saja setelah kembali dari studi rasanya … Continue reading Habis Gelap Terbitlah Fashion Show?

PhD Mama Anggia: Tentang menjadi ibu, riset di laboratorium dan berbagi tugas dengan suami

Halo Anggi, dua kali hijrah ke Australia untuk studi, apa perbedaannya kali ini? Hai Kanti. Pertama kali saya ke Melbourne untuk mengambil studi Master, saya hanya berdua bersama suami dan kami baru saja menikah. Jadinya saya bisa fokus ke studi dan masih banyak waktu untuk lembur apabila diperlukan dan juga lebih punya waktu untuk berpartisipasi … Continue reading PhD Mama Anggia: Tentang menjadi ibu, riset di laboratorium dan berbagi tugas dengan suami

Kisah pendamping PhD Mama – Iqbal Aji Daryono: Tentang gengsi laki-laki, nyupir truk dan menulis buku

Mas Iqbal hijrah ke Perth akhir tahun 2013 untuk mendampingi istri studi S3 di Murdoch University. Apa yang melatarbelakangi keputusan tersebut? Yang melatarbelakangi ya janji saya untuk mendukung dia sekolah sampai tinggi. Pas istri studi Master saya udah nggak nemeni. Jauh-jauhan dua tahun. Pas doktor ya akhirnya nemeni. Kebetulan kerjaan saya di Jogja juga wiraswasta, … Continue reading Kisah pendamping PhD Mama – Iqbal Aji Daryono: Tentang gengsi laki-laki, nyupir truk dan menulis buku

PhD Mama Sherly: Tentang menjadi ibu baru, pernikahan jarak jauh dan lingkungan studi yang kompetitif

Menjalani program PhD di negara tetangga, Singapura, dapat menjadi opsi yang menguntungkan terutama dari segi kedekatan lokasi serta tingkat kompetisi prestasi yang cukup tinggi. Sherly Haristya, seorang PhD Mama yang menimba ilmu di negeri Singa, berbagi kisah tentang masa-masa menjalani perkuliahan sebagai pengantin baru, mama baru serta momen-momen up and down dalam studi S3. Sher, … Continue reading PhD Mama Sherly: Tentang menjadi ibu baru, pernikahan jarak jauh dan lingkungan studi yang kompetitif