PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

Bagaimana perasaan Kakak sekarang studi sudah rampung dan sudah kembali berkumpul lagi bersama keluarga? Ya, saya selalu melihat bahwa setiap insan di dunia ini semata-mata hanya menjalankan peran sesuai takdir dan tugas kita adalah menghidupkan peran tokoh itu sebaik-baiknya dengan ikhtiar dan beribadah. Alhamdulillah, rasanya bahagia yang tak terkira karena perjuangan lahir dan batin di jalan … Continue reading PhD Mama Dharma: Kisah single-fighter, vonis down-syndrome dan layanan child-care

Advertisements

Nulis bareng buku “Jurnal PhD Mama”

CALL FOR CONTRIBUTIONS Halo semua. Saat ini saya dan beberapa teman sedang menggarap sebuah buku berisi kumpulan kisah mahasiswi PhD Indonesia (baik yang single maupun sudah menikah/berkeluarga) dari berbagai negara. Bagi teman2 yang berminat untuk bergabung, silahkan kirim ABSTRAK tulisan sepanjang 100 kata paling lambat 22 April 2017 ke kantipertiwi@gmail.com dengan pilihan tema diantaranya: 1. Keluarga 2. Tantangan terkait kesehatan 3. … Continue reading Nulis bareng buku “Jurnal PhD Mama”

PhD Mama Dewi: Anugerah studi PhD dibalut kisah LDR segitiga dengan anak dan suami

Halo mbak Dewi, boleh cerita Mbak, bagaimana perjalanan Mbak Dewi dalam menempuh PhD sejauh ini? Apa saja kemudahan dan kesulitan yang ditemui? Hai mba Kanti. Perjalanan PhD saya di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University secara resmi dimulai pada tanggal 02 Maret 2015. Saat ini adalah tahun ketiga perjalanan saya sebagai kandidat doktor. Dua … Continue reading PhD Mama Dewi: Anugerah studi PhD dibalut kisah LDR segitiga dengan anak dan suami

Farah Bachtiar: Tentang pilihan perempuan, mencari jodoh dan mengejar PhD

Setelah vakum cukup lama, berikut obrolan saya dengan Farahdiba Bachtiar, yang biasa dipanggil Diba, tentang serba-serbi kehidupannya sebagai seorang perempuan muda lajang dan juga kandidat PhD di Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT), Melbourne, Australia. Apa yang mendorong Diba utk studi PhD diusia yg terbilang cukup muda – belum 30 tahun? Ya Mbak, terus terang aku punya … Continue reading Farah Bachtiar: Tentang pilihan perempuan, mencari jodoh dan mengejar PhD

PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

Najmah, bisa cerita sedikit bagaimana perjuangan mendapatkan beasiswa S3 sekarang ini? Ya, saya sudah memimpikan studi PhD dari sejak lama. Waktu itu tahun 2011 saya baru saja menikah. Saya mendaftar beasiswa kesana kemari tapi berkali-kali itu juga saya gagal. Rupanya Allah ingin kami fokus pada pencapaian lain yaitu untuk punya anak terlebih dahulu. Alhamdulillah kami … Continue reading PhD Mama Najmah: Perjuangan panjang berangkat studi S3 bersama 2 balita

PhD Mama Ima: Menyiasati studi dengan balita dan menjalani LDR

Perempuan, pengawasan dan 'realita' yang subjektif Sering kali, pilihan hidup yang dibuat oleh seorang perempuan menjadi objek pengawasan (scrutiny) orang sekitarnya. Seolah abai pada kenyataan bahwa setiap orang (terlepas ia laki-laki atau perempuan), menghadapi 'realita' yang berbeda-beda yang tak dapat disamaratakan. Simak obrolan saya dengan PhD Mama Ima yang mengupas tentang tantangan hidup studi di rantau … Continue reading PhD Mama Ima: Menyiasati studi dengan balita dan menjalani LDR

PhD Mama Evi: endometriosis, disertasi dan buah hati

Beberapa teman bilang, perjalanan meraih PhD adalah ujian tersendiri dalam kehidupan. Bagaimana pengalaman Evi? Hmm.. ya saya rasa ada benarnya. Diluar beban studi, ujian saya barangkali terkait pengalaman dengan endometriosis ya. Kondisi saya ini meninggalkan beban psikologis yang bener-bener sesuatu.. terutama setelah saya menjalani prosedur laparoscopy. Apalagi kita sedang berusaha menyelesaikan studi. Saya ingat waktu itu menangis hebat karena kepikiran … Continue reading PhD Mama Evi: endometriosis, disertasi dan buah hati

PhD Mama Novi: Sekolah menyenangkan adalah hak seluruh anak Indonesia

Mbak Novi, apa saja kesibukan sekarang?  Kesibukan saya setelah kembali ke Indonesia tentu saja menjalankan 3 darma perguruan tinggi yaitu mengajar, meneliti dan melakukan pengabdian masyarakat. Saya kembali mengajar psikologi perkembangan di Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada. Nah selain itu, untuk pengabdian masyarakat kebetulan karena ada Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), maka saya terus bekerja sosial … Continue reading PhD Mama Novi: Sekolah menyenangkan adalah hak seluruh anak Indonesia

Tentang sekolah anak dan ‘resilience’

CATATAN PHDMAMA Selamat hari pertama sekolah untuk anak-anak Indonesia dimanapun berada! Terkait dengan tema sekolah, izinkan saya menuliskan catatan saya dari obrolan dengan PhD Mama Hani Yulindrasari yang berlatar belakang psikologi pendidikan. Obrolan ini berawal dari kegalauan beberapa Mama terkait memilih sekolah untuk anak-anak kami sekembalinya ke tanah air. Pemberitaan yang begitu keras di media yang memotret betapa … Continue reading Tentang sekolah anak dan ‘resilience’

PhD Mama Bella: thesis, terapi dan sholat di emergency exit

Bella bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah ke Kanada? Jadi awalnya aku lulus dari jurusan Teknik Gas dan Petrokimia UI tahun 2005 lalu diterima bekerja di BPPT. Tapi kemudian baru sebulan kerja aku mendapat rekomendasi dari teman sehingga dapat undangan wawancara Schlumberger yang ternyata juga menawarkan pekerjaan buatku. Dengan berbagai pertimbangan aku putuskan … Continue reading PhD Mama Bella: thesis, terapi dan sholat di emergency exit