Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Dear Pembaca PhDMama Indonesia, Perkenalkan, nama saya Widya Paramita, biasa dipanggil Mita atau Widya. Saat ini saya memasuki tahun ke 3 studi S3 saya di School of Marketing, University of New South Wales. Sebelum saya memulai cerita saya, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak lebih hebat dari ibu-ibu di manapun. Semua orang punya tantangan yang … Continue reading Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Hai Angty, terima kasih sudah berkenan ngobrol bersama phdmama. Selain karena profesi sebagai pengajar di Binus University, apa yang memotivasi Angty untuk studi PhD? Thank you for the invitation juga mbak Kanti, kalau bagi aku motivasi yang utama adalah bagaimana sebaik mungkin dapat memiliki kehidupan yang terbaik dengan melakukan pekerjaan yang menyenangkan. I'm not saying … Continue reading Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga

Hai Ika, selamat atas kelulusannya! Boleh cerita, apa saja milestones kandidat PhD di Amerika dan apa pula tantangan di tiap milestone? Hai Kanti, terima kasih ! Sebenarnya beda-beda tergantung jurusan dan universitasnya ya.. Tapi secara umum seperti ini: Pertama, kita diminta mengambil mata kuliah (coursework) dulu selama 2-2,5 tahun. Course ini ada yg wajib di … Continue reading Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga

Ezmieralda Melissa: Tentang durian runtuh, kerja paruh waktu dan dukungan orang-orang terkasih

Hai Ezmi, selamat ya sudah menyerahkan disertasinya. Bisa cerita sedikit apa motivasi awal ingin studi PhD? Alhamdulillah, terima kasih. Motivasi utama tentu saja terkait pekerjaan sebagai akademisi. Tapi memilih menjadi akademisi pun sebetulnya juga bukan rencana hidup. Awalnya justru ingin kerja di perusahaan karena background studi dulu public relations (PR) dan marketing, tapi Papa (alm) bilang aku seperti … Continue reading Ezmieralda Melissa: Tentang durian runtuh, kerja paruh waktu dan dukungan orang-orang terkasih

Imairi Eitiveni: Menjadi Tutor Memberi Semangat Baru untuk Studi

Halo Meri, terima kasih sudah berkenan berbincang dengan phdmamaindonesia. Boleh tanya, di tengah kesibukan sebagai mahasiswi PhD, kenapa memilih jadi tutor (asisten dosen)? Hai Mbak Kanti. Motivasi utama saya yaitu ingin cari pengalaman, seperti apa sih mengajar mahasiswa internasional. Selain itu juga pengalaman kolaborasi dengan kolega di sini, cari ilmu sebanyak-banyaknya karena latar belakang saya … Continue reading Imairi Eitiveni: Menjadi Tutor Memberi Semangat Baru untuk Studi

Maya Irjayanti: Tentang suami petualang, membesarkan anak ABG dan kiat bahagia sebagai mahasiswi PhD

Hai Mbak Maya, terima kasih sudah berkenan ngobrol bareng phdmamaindonesia. Menginjak tahun ketiga studi PhD ini, apa saja suka dan duka yang Mbak rasakan? Halo Mbak Kanti, sama-sama Mbak. Ya, saya tidak akan menyebut duka, kesannya pesimis. Saya lebih suka menyebutnya sebagai tantangan ya. Ya jujur saja tantangannya banyak. Tapi saya dari awal sudah komitmen, … Continue reading Maya Irjayanti: Tentang suami petualang, membesarkan anak ABG dan kiat bahagia sebagai mahasiswi PhD

Irina Mildawani: Serunya Kembali ke Bangku Kuliah dan Tantangan Menjalani LDR dengan Suami dan Anak-cucu

Halo Ibu Irina, selamat ya atas wisudanya sebagai PhD di tahun 2017 lalu! Kabarnya, cerita Ibu dalam menjalani studi PhD terbilang unik, karena memulai studi di saat putra-putri sudah dewasa (dan salah satu putri sudah berkeluarga). Bagaimana ceritanya Ibu memutuskan untuk kembali ke bangku kuliah, di saat rekan-rekan seangkatan sudah menikmati masa kerja atau posisi … Continue reading Irina Mildawani: Serunya Kembali ke Bangku Kuliah dan Tantangan Menjalani LDR dengan Suami dan Anak-cucu

Lilis Mulyani: Tentang Laparotomy, Keguguran, dan Perjuangan Melanjutkan Sekolah

Hai Mbak Lilis, boleh cerita sedikit apa yang mendorong Mbak untuk melanjutkan studi hingga jenjang S3? Hai Mbak Kanti. Jadi ceritanya waktu itu setelah menyelesaikan studi Master of Law di Australia tahun 2005, saya memberi target pada diri sendiri, setidaknya dalam lima tahun akan segera melanjutkan studi doktoral. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Peneliti di … Continue reading Lilis Mulyani: Tentang Laparotomy, Keguguran, dan Perjuangan Melanjutkan Sekolah

Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

Sudah 10 tahun terakhir ini Mbak Putri bermukim di China, boleh cerita sedikit seperti apa perjalanan PhD Mbak di Negeri Panda? Hai Mbak Kanti. Ya, saya sudah lulus tahun 2017 kemarin dan seperti juga PhD Mama lainnya, saya harus pandai-pandai membagi waktu. Selain beban penelitian yang lumayan berat karena harus mempunyai publikasi jurnal sebagai salah … Continue reading Putri Harlina: Tidur di lab, kehamilan berbuah publikasi dan Ramadan musim panas di China

PhD Mama Ratri: Tentang pumping ASI, riset kanker dan keluarga sebagai support-system

Halo Mbak Ratri, bolehkah cerita sedikit seperti apa proses awal hijrah ke Inggris untuk studi PhD?  Hai Mbak Kanti. Saya memutuskan untuk menempuh pendidikan doktoral, selain untuk memperdalam ilmu mengenai Women’s Cancer, juga karena saya adalah staf pengajar di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada. Awalnya saya berencana untuk PhD langsung setelah … Continue reading PhD Mama Ratri: Tentang pumping ASI, riset kanker dan keluarga sebagai support-system