Angelina Prima Kurniati: Yakin dan percaya diri, kunci menjalani kuliah PhD

Nama saya Angelina. Saya menjalani studi PhD di School of Computing, University of Leeds, Inggris, tahun 2016 hingga 2020. Saat memulai studi, saya berusia 33 tahun, sudah menikah dan dikaruniai dua anak, serta sudah bekerja sebagai dosen di Universitas Telkom, Bandung selama 10 tahun. Pada kondisi yang sudah tidak muda itu, plus multiperan sebagai seorang istri, ibu, sekaligus seorang karyawan swasta yang sudah “nyaman” dalam … Continue reading Angelina Prima Kurniati: Yakin dan percaya diri, kunci menjalani kuliah PhD

Tatum Syarifah: Berburu Sekolah Anak di Auckland – Dari Lokasi, Sosio Ekonomi, Hingga Etnisitas

Maret 2015 saya menjejakkan kaki di Auckland, New Zealand (NZ), untuk memulai perjalanan PhD di University of Auckland (UoA). Suami dan anak-anak saya tinggalkan dulu di Indonesia agar saya dapat mempersiapkan tempat tinggal dan hal lainnya di Auckland, termasuk juga mental bertarung di level doktoral. Pada saat itu, UoA menempatkan saya di tempat tinggal (akomodasi) sementara untuk kemudian mulai berburu akomodasi permanen. Di NZ, lokasi … Continue reading Tatum Syarifah: Berburu Sekolah Anak di Auckland – Dari Lokasi, Sosio Ekonomi, Hingga Etnisitas

Ega Asnatasia Maharani: Kesalahan Umum Pelamar Program PhD

Pengajuan untuk pendaftaran program S3 barangkali terlihat ‘mudah’ untuk dilakukan, karena ini bukan pertama kalinya kita mendaftar untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mengisi form aplikasi, memenuhi persyaratan, berburu calon supervisor, nampaknya proses yang biasa untuk dilakukan. Padahal kenyataannya, pengajuan program PhD tidak semudah itu. Tulisan berikut adalah hasil refleksi dari pengalaman pribadi saya dan menyaring dari beberapa rekan yang mengalami pengalaman serupa. Perkenalkan, nama … Continue reading Ega Asnatasia Maharani: Kesalahan Umum Pelamar Program PhD

Membalut Luka Menggapai Asa: Perjuangan Single PhD Mama

Nama saya Erika Takidah, ibu dari tiga anak yang saat ini sedang studi PhD di Institute of Islamic Banking and Finance, International Islamic University Malaysia. Cerita saya ini sedikit berbeda dengan para PhD mama lainnya. Disaat yang lain melanjutkan langkah studi dengan motivasi yang ideal, saya justru malah memilih studi lanjut ini sebagai jalan “move on” atas luka yang tertoreh di hati kami. Keputusan untuk … Continue reading Membalut Luka Menggapai Asa: Perjuangan Single PhD Mama

Lindawati Kartika: Menciptakan budaya produktif pada masa pandemi melalui atomic habits

Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 membawa perubahan yang signifikan di banyak aspek, mulai dari aspek kesehatan, bisnis, ekonomi, sampai kebiasaan. Bekerja/sekolah dari rumah (work/school from home) adalah satu contoh yang semakin akrab terdengar pada era new normal seperti saat ini. Era yang menurut saya menjadi momen untuk menciptakan sebuah kebiasaan baru yang lama kelamaan dapat membentuk suatu budaya. Saya teringat akan kampanye program 21 … Continue reading Lindawati Kartika: Menciptakan budaya produktif pada masa pandemi melalui atomic habits

Yangie Dwi: Culture shock is not good, is not bad. It is what it is.

Bagi saya, keputusan menjalani PhD di Korea Selatan boleh dikatakan melalui proses yang cukup singkat. Tidak pernah terlintas dan terbayang sebelumnya untuk melanjutkan sekolah di negeri ginseng ini. Di tahun 2018, sembari bekerja menjadi asisten akademik, saya mulai mencari profesor yang topik penelitiannya sesuai dengan minat saya. Saya masih menyasar untuk melanjutkan pendidikan di UK atau negara Skandinavia. Beberapa lamaran saya ajukan dan kesemuanya gagal. … Continue reading Yangie Dwi: Culture shock is not good, is not bad. It is what it is.

Tania Chumaira: Perjalanan Menuju Finlandia

Nama saya Tania, mahasiswa PhD tahun ketiga di Media Lab Helsinki, Aalto University, Finlandia. Saya ingin bercerita tentang proses yang saya jalani dalam pencarian sekolah yang akhirnya jatuh pada Aalto University di Finlandia. Sejauh ini, komunitas pelajar doktoral di Finlandia masih relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan Inggris, Australia, Belanda, atau Jepang. Barangkali memang belum banyak informasi mengenai pengalaman studi doktoral di Finlandia. Padahal, setelah … Continue reading Tania Chumaira: Perjalanan Menuju Finlandia

Anni Nurliani : Strategi Studi PhD di tahun terakhir

Bisa diceritakan tentang latar belakang studi PhD yang ditempuh? Seperti jurusan dan beasiswa? Saya memulai studi S3 sejak Oktober 2016 di the United Graduate School of Veterinary Sciences (UGSVS), Gifu University, Jepang. Meskipun saya tercatat sebagai mahasiswa program doktor di UGSVS, Gifu University, saya menjalani studi dan melakukan riset di Obihiro University of Agriculture and Veterinary Medicine (OUVM) sebagai salah satu universitas member UGSVS dimana … Continue reading Anni Nurliani : Strategi Studi PhD di tahun terakhir

Tentang impostor syndrome di tahun pertama PhD dan nasihat dari Rumi

Barangkali masih ada orang yang mengira, lulusan PhD adalah sosok yang jenius. Jika demikian, bagi saya ini adalah mitos yang selayaknya dibongkar hingga ke akar-akarnya. Bagaimana tidak? Pengalaman studi PhD dari tahun 2011-2016, membuat saya justru merasa sebaliknya. Di tahun pertama studi PhD, ada yang mengatakan mahasiswa PhD biasanya akan mengalami “impostor syndrome” – merasa mereka sebetulnya tidak layak masuk program PhD! Tidak pintar seperti … Continue reading Tentang impostor syndrome di tahun pertama PhD dan nasihat dari Rumi

Webinar #PengalamanPerempuan seri 3: Bersekutu Melawan Kekerasan Lewat Keluarga Pro-Keadilan dan Aktivisme Sosial

Episode ketiga dari Webinar Seri #PengalamanPerempuan dalam rangka Hari Antikekerasan terhadap Perempuan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 November 2020 dapat disimak melalui kanal Zoom dan Youtube @phdmamaindonesia. Narasumber pada episode ini adalah Bapak Nur Hasyim, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo – Semarang dan Ibu Pipin Jamson, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Gajah Mada (UGM) sekaligus … Continue reading Webinar #PengalamanPerempuan seri 3: Bersekutu Melawan Kekerasan Lewat Keluarga Pro-Keadilan dan Aktivisme Sosial