Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

“Pertama, yang saya persiapkan untuk melanjutkan studi adalah membuat proposal dan mencari supervisor yang memiliki ketertarikan bidang yang sama. Tidak semua kampus di US memiliki program studi yang menawarkan bidang ilmu yang sesuai dengan minat kita. Menurut saya selain kemampuan intelektualitas, salah satu faktor keberhasilan dalam melanjutkan studi ke luar negeri dan meraih beasiswa Fulbright adalah telah memiliki supervisor yang sebidang dan tertarik dengan proposal … Continue reading Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

Antung Pandangwati: Tentang Amanah Abah dan Tiga Tanjakan Menuju Studi PhD

Hai Mbak Antung, terima kasih sudah berkenan sharing untuk phdmamaindonesia. Apa hal yang paling membekas tentang proses mempersiapkan studi? Hai Mbak Kanti. Kilas balik studi saya, waktu itu tahun 2013 adalah tahun yang terberat dalam hidup saya. Diabetes yang Abah (Ayah) derita menimbulkan komplikasi jantung. Ketika Abah sedang opname, saya sempatkan untuk datang saat istirahat makan siang di kampus tempat kerja saya sebagai dosen. Hal … Continue reading Antung Pandangwati: Tentang Amanah Abah dan Tiga Tanjakan Menuju Studi PhD

Lenny Suardi: Kisah “Bundo Kanduang” Studi bersama Bayi dan Suami Tangguh di Negeri Kangguru

Halo Lenny, sejak kapan merencanakan studi PhD dan apa kendala terbesar yang dirasakan? Hai Kanti. Keinginan untuk lanjut PhD sudah dari awal lulus kuliah S2 tahun 2009, namun saya sadar bahwa pengalaman saya dalam riset masih sangat kurang, terutama riset terkait dengan bidang yang saya minati, yaitu keuangan dan perbankan. Dengan latar belakang saya sebagai lulusan Matematika yang mengajar di Fakultas Ekonomi, rasanya saya perlu … Continue reading Lenny Suardi: Kisah “Bundo Kanduang” Studi bersama Bayi dan Suami Tangguh di Negeri Kangguru

Titissari Rumbogo: Kisah STATA, Batita, dan Robusta di Belanda

Hai Titis, dari pengalaman Titis apa sih motivasi utama studi PhD? Hai Kanti, terima kasih atas kesempatannya untuk sharing. Saya sangat menyadari bahwa melanjutkan studi ke jenjang PhD bukan serta merta hal yang wajib hukumnya bagi setiap orang, karena itu saya betul-betul menghitung manfaat bagi karir saya sebagai dosen dan juga ongkos-ongkos kesempatan yang hilang apa yang mungkin timbul nantinya. Niat untuk bersekolah lagi sebetulnya … Continue reading Titissari Rumbogo: Kisah STATA, Batita, dan Robusta di Belanda

Ayu Swandewi: Studi S3 bersama suami dan membesarkan empat anak itu sesuatu!

Hai Mbak Ayu, boleh cerita seperti apa rasanya studi Ph.D. bersama-sama dengan suami? Halo, Kanti. Kilas balik sedikit ya. Keinginan studi S3 bersama suami sebetulnya sudah muncul ketika waktu itu (2007-2008) suami ikut menemani saya kuliah S2 dengan membawa dua anak kami yang akhirnya menyebabkan tertundanya karir suami. Sekembalinya kami ke tanah air, suami saya melanjutkan S2 di Universitas Gadjah Mada sehingga kami harus menjalani … Continue reading Ayu Swandewi: Studi S3 bersama suami dan membesarkan empat anak itu sesuatu!

Dian Nur Ratri: Tentang homebirth, kolaborasi dengan suami dan mengumpulkan bekal kehidupan di Belanda

Hai Dian, bisa cerita seperti apa pengalaman melahirkan di Belanda di saat yang sama Dian juga sedang studi Ph.D.? Hai Kanti. Saya berangkat studi ke Belanda bersama keluarga saat usia kehamilan sudah melewati tujuh bulan. Alhasil, di sela-sela kesibukan beradaptasi dengan segala sesuatu yang baru, saya harus mempersiapkan segala keperluan dan juga mempersiapkan mental untuk menyambut kelahiran anak ketiga. Saya sudah banyak mendengar cerita dari … Continue reading Dian Nur Ratri: Tentang homebirth, kolaborasi dengan suami dan mengumpulkan bekal kehidupan di Belanda

Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Dear Pembaca PhDMama Indonesia, Perkenalkan, nama saya Widya Paramita, biasa dipanggil Mita atau Widya. Saat ini saya memasuki tahun ke 3 studi S3 saya di School of Marketing, University of New South Wales. Sebelum saya memulai cerita saya, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak lebih hebat dari ibu-ibu di manapun. Semua orang punya tantangan yang berbeda dalam hidupnya, khususnya menjadi ibu. Sebaliknya, saya sering sekali … Continue reading Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Hai Angty, terima kasih sudah berkenan ngobrol bersama phdmama. Selain karena profesi sebagai pengajar di Binus University, apa yang memotivasi Angty untuk studi PhD? Thank you for the invitation juga mbak Kanti, kalau bagi aku motivasi yang utama adalah bagaimana sebaik mungkin dapat memiliki kehidupan yang terbaik dengan melakukan pekerjaan yang menyenangkan. I’m not saying that Ph.D. is all fun, it has its challenges. Tapi … Continue reading Angtyasti Jiwasiddi: Tentang mengatasi cemas, seleksi beasiswa Scientia dan adaptasi bersama putri semata wayang

Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga

Hai Ika, selamat atas kelulusannya! Boleh cerita, apa saja milestones kandidat PhD di Amerika dan apa pula tantangan di tiap milestone? Hai Kanti, terima kasih ! Sebenarnya beda-beda tergantung jurusan dan universitasnya ya.. Tapi secara umum seperti ini: Pertama, kita diminta mengambil mata kuliah (coursework) dulu selama 2-2,5 tahun. Course ini ada yg wajib di ambil di school, ada yg diambil di dalam college yg … Continue reading Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga