Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Halo! Saya Inge, dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Saya mengambil PhD di Australia berkaitan dengan public health service management, bidang yang linier dengan studi S2 saya. Selama studi, keluarga: saya, suami dan kedua anak saya, semua bermukim di Australia. Bahkan kehamilan ketiga saya terjadi di tahun-tahun terakhir studi dan sempat membuat saya harus mengambil cuti. Kerja Bareng Kuliah S3 Demi Membiayai … Continue reading Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Pratiwi Retnaningdyah: Tips menaklukkan TOEFL/IELTS dan seribu warna study PhD

“Planning ahead; Apa yang bisa aku lakukan sekarang, lakukan sekarang, sebelum nanti aku gak bisa melakukan apa-apa.” Saya Pratiwi Retnaningdyah (Tiwi), dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Saya mendapatkan PhD dari The University of Melbourne, Australia, di bidang Social of Culture and Communication. Disertasi saya membahas praktek literasi pada buruh migran Indonesia yang sedang bekerja di Hongkong. Karena itu, saya … Continue reading Pratiwi Retnaningdyah: Tips menaklukkan TOEFL/IELTS dan seribu warna study PhD

Imairi Eitiveni (Meri): Best practices of doing PhD

Nama saya Imairi Eitiveni, biasanya orang memanggil saya Meri. Saya adalah kandidat PhD jurusan Information Systems, di University of Melbourne, Australia, dengan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Saat ini saya sudah menyelesaikan thesis dan sedang menunggu wisuda. Pada tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman praktik terbaik yang telah saya lakukan untuk sampai pada level mendekati garis finish PhD. Tentang Thesis Fokus penelitian untuk … Continue reading Imairi Eitiveni (Meri): Best practices of doing PhD

Amalia M. Utami: Tentang studi PhD, satgas Covid-19, dan mengurus 2 anak

Hai! Perkenalkan saya Amy, staf dosen muda di Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Penelitan PhD saya terkait kelainan pembuluh darah pada kulit dan jaringan lunak. Meski sedang studi PhD, saat ini saya juga kebetulan berperan sebagai tim satgas Covid-19 Universitas Hasanuddin bagian edukasi dan pendanaan. Saya membantu tim Satgas Covid-19 Unhas secara online, walaupun sekarang sudah tidak sesibuk awal pandemi. Pulang ke Indonesia karena Covid Bulan April lalu, … Continue reading Amalia M. Utami: Tentang studi PhD, satgas Covid-19, dan mengurus 2 anak

Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

“Pertama, yang saya persiapkan untuk melanjutkan studi adalah membuat proposal dan mencari supervisor yang memiliki ketertarikan bidang yang sama. Tidak semua kampus di US memiliki program studi yang menawarkan bidang ilmu yang sesuai dengan minat kita. Menurut saya selain kemampuan intelektualitas, salah satu faktor keberhasilan dalam melanjutkan studi ke luar negeri dan meraih beasiswa Fulbright adalah telah memiliki supervisor yang sebidang dan tertarik dengan proposal … Continue reading Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

Titissari Rumbogo: Kisah STATA, Batita, dan Robusta di Belanda

Hai Titis, dari pengalaman Titis apa sih motivasi utama studi PhD? Hai Kanti, terima kasih atas kesempatannya untuk sharing. Saya sangat menyadari bahwa melanjutkan studi ke jenjang PhD bukan serta merta hal yang wajib hukumnya bagi setiap orang, karena itu saya betul-betul menghitung manfaat bagi karir saya sebagai dosen dan juga ongkos-ongkos kesempatan yang hilang apa yang mungkin timbul nantinya. Niat untuk bersekolah lagi sebetulnya … Continue reading Titissari Rumbogo: Kisah STATA, Batita, dan Robusta di Belanda

Dian Nur Ratri: Tentang homebirth, kolaborasi dengan suami dan mengumpulkan bekal kehidupan di Belanda

Hai Dian, bisa cerita seperti apa pengalaman melahirkan di Belanda di saat yang sama Dian juga sedang studi Ph.D.? Hai Kanti. Saya berangkat studi ke Belanda bersama keluarga saat usia kehamilan sudah melewati tujuh bulan. Alhasil, di sela-sela kesibukan beradaptasi dengan segala sesuatu yang baru, saya harus mempersiapkan segala keperluan dan juga mempersiapkan mental untuk menyambut kelahiran anak ketiga. Saya sudah banyak mendengar cerita dari … Continue reading Dian Nur Ratri: Tentang homebirth, kolaborasi dengan suami dan mengumpulkan bekal kehidupan di Belanda

Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Dear Pembaca PhDMama Indonesia, Perkenalkan, nama saya Widya Paramita, biasa dipanggil Mita atau Widya. Saat ini saya memasuki tahun ke 3 studi S3 saya di School of Marketing, University of New South Wales. Sebelum saya memulai cerita saya, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak lebih hebat dari ibu-ibu di manapun. Semua orang punya tantangan yang berbeda dalam hidupnya, khususnya menjadi ibu. Sebaliknya, saya sering sekali … Continue reading Widya Paramita: Kecilkan yang Besar, dan Besarkan yang Kecil: Resep Menjaga Kewarasan Seorang Ibu sekaligus Mahasiswi S3

Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga

Hai Ika, selamat atas kelulusannya! Boleh cerita, apa saja milestones kandidat PhD di Amerika dan apa pula tantangan di tiap milestone? Hai Kanti, terima kasih ! Sebenarnya beda-beda tergantung jurusan dan universitasnya ya.. Tapi secara umum seperti ini: Pertama, kita diminta mengambil mata kuliah (coursework) dulu selama 2-2,5 tahun. Course ini ada yg wajib di ambil di school, ada yg diambil di dalam college yg … Continue reading Ika Karlina: Pisang, Kopi, dan Studi PhD di Amerika bersama keluarga