Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Tidak sengaja memilih Taiwan Nama saya Yuherina Gusman, biasa dipanggil Yuher atau Rina. Saya adalah seorang mahasiswa PhD tahun keempat Jurusan Hubungan Internasional di National Chengchi University, Taiwan. Sebelumnya saya lulus S2 dari Taiwan National Cultural Study, dan S1 di jurusan Hubungan Internasional dari Universitas Padjajaran. Ini adalah kali kedua saya belajar di Taiwan menggunakan beasiswa dari MOE (Ministry of Education) – salah satu beasiswa … Continue reading Yuherina Gusman: Tips mengelola keuangan dan waktu dari PhD mama di Taiwan

Yulisna Mutiasari (Nana): Tantangan pindah kampus dan menyeimbangkan studi dan keluarga

Nama saya Yulisna Mutia sari biasa dipanggil Nana. Saat ini, saya sedang menempuh studi Ph.D di Monash University. Sebelumnya, saya telah menyelesaikan studi sarjana di Universitas Muhammadiyah Surakarta, Solo pada jurusan Fisioterapi. Kemudian saya menyelesaikan studi pasca sarjana di Universitas Wollongong, New South Wales, Australia bagian Timur. Setelah itu, saya melanjutkan studi S3 di Curtin University, Australia bagian Barat, tetapi pada akhirnya saya kembali ke … Continue reading Yulisna Mutiasari (Nana): Tantangan pindah kampus dan menyeimbangkan studi dan keluarga

Nayunda Andhika Sari : Menentukan Topik Penelitian dan Studi Bersama Anak Semata Wayang

Perjuangan ini belum berakhir! Puan, kamu juga bisa jangan pernah berhenti ketika sudah melangkahkan kakimu dalam perjuangan meraih mimpi dan keinginanmu. Kisah kali ini merupakan kisah dari seorang mama yang sedang menempuh studi PhD di Monash University, yaitu Nayunda Andhika Sari dengan menggunakan beasiswa LPDP BUDI. Bukanlah hal yang mudah bagi seorang Nayunda ketika akan mengambil kesempatan berjuang di Monash University sebagai seorang istri, mama … Continue reading Nayunda Andhika Sari : Menentukan Topik Penelitian dan Studi Bersama Anak Semata Wayang

Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Halo! Saya Inge, dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya. Saya mengambil PhD di Australia berkaitan dengan public health service management, bidang yang linier dengan studi S2 saya. Selama studi, keluarga: saya, suami dan kedua anak saya, semua bermukim di Australia. Bahkan kehamilan ketiga saya terjadi di tahun-tahun terakhir studi dan sempat membuat saya harus mengambil cuti. Kerja Bareng Kuliah S3 Demi Membiayai … Continue reading Inge Dhamanti: Romantika pasangan PhD dan Beasiswa yang tinggal kenangan

Pratiwi Retnaningdyah: Tips menaklukkan TOEFL/IELTS dan seribu warna study PhD

“Planning ahead; Apa yang bisa aku lakukan sekarang, lakukan sekarang, sebelum nanti aku gak bisa melakukan apa-apa.” Saya Pratiwi Retnaningdyah (Tiwi), dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Saya mendapatkan PhD dari The University of Melbourne, Australia, di bidang Social of Culture and Communication. Disertasi saya membahas praktek literasi pada buruh migran Indonesia yang sedang bekerja di Hongkong. Karena itu, saya … Continue reading Pratiwi Retnaningdyah: Tips menaklukkan TOEFL/IELTS dan seribu warna study PhD

Imairi Eitiveni (Meri): Best practices of doing PhD

Nama saya Imairi Eitiveni, biasanya orang memanggil saya Meri. Saya adalah kandidat PhD jurusan Information Systems, di University of Melbourne, Australia, dengan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Saat ini saya sudah menyelesaikan thesis dan sedang menunggu wisuda. Pada tulisan ini saya ingin berbagi pengalaman praktik terbaik yang telah saya lakukan untuk sampai pada level mendekati garis finish PhD. Tentang Thesis Fokus penelitian untuk … Continue reading Imairi Eitiveni (Meri): Best practices of doing PhD

Amalia M. Utami: Tentang studi PhD, satgas Covid-19, dan mengurus 2 anak

Hai! Perkenalkan saya Amy, staf dosen muda di Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Penelitan PhD saya terkait kelainan pembuluh darah pada kulit dan jaringan lunak. Meski sedang studi PhD, saat ini saya juga kebetulan berperan sebagai tim satgas Covid-19 Universitas Hasanuddin bagian edukasi dan pendanaan. Saya membantu tim Satgas Covid-19 Unhas secara online, walaupun sekarang sudah tidak sesibuk awal pandemi. Pulang ke Indonesia karena Covid Bulan April lalu, … Continue reading Amalia M. Utami: Tentang studi PhD, satgas Covid-19, dan mengurus 2 anak

Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

“Pertama, yang saya persiapkan untuk melanjutkan studi adalah membuat proposal dan mencari supervisor yang memiliki ketertarikan bidang yang sama. Tidak semua kampus di US memiliki program studi yang menawarkan bidang ilmu yang sesuai dengan minat kita. Menurut saya selain kemampuan intelektualitas, salah satu faktor keberhasilan dalam melanjutkan studi ke luar negeri dan meraih beasiswa Fulbright adalah telah memiliki supervisor yang sebidang dan tertarik dengan proposal … Continue reading Tutin Aryanti: Tentang berburu supervisor dan beasiswa studi PhD di US

Anis Hamidati: Tentang Titel Istri vs. Suami dan Kemuliaan Menuntut Ilmu Bagi Siapa Saja

Lika-liku Studi PhD “Kalau menulis disertasi itu harus konslet, Nis,” kata Ibu untuk kesekian kalinya dalam upayanya membesarkan hati saya ketika saya stuck dalam proses penulisan disertasi. Menulis bagi saya adalah sesuatu yang tidak mudah, terlebih lagi menulis disertasi yang adalah suatu proses yang panjang. Ibu saya lah yang bisa membesarkan hati saya ketika saya berpikir kalau kegiatan saya kurang produktif. Bila saya sedih karena … Continue reading Anis Hamidati: Tentang Titel Istri vs. Suami dan Kemuliaan Menuntut Ilmu Bagi Siapa Saja