Tips Menjalani Study PhD Lebih Berwarna

Nama saya Nadia Farabi, biasa dipanggil Nadia. Saya sedang menempuh studi S3 di School of Government and International Relations, Griffith University, dengan beasiswa Australia Awards Scholarship. Di Indonesia, saya dosen di Departemen Hubungan Internasional, Universitas Diponegoro (Undip). Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman menjadi pegawai kontrak (sessional staff) di Griffith University. Sejak seminar konfirmasi bulan Maret 2021 sampai artikel ini saya tulis bulan Agustus … Continue reading Tips Menjalani Study PhD Lebih Berwarna

Whinda Yustisia: Komunikasi dan Negosiasi yang Penting Dilakukan dalam Pendaftaran Universitas di Amerika Serikat

  Di pagi yang cerah ini, saya berkesempatan untuk mengobrol bersama dengan mbak Whinda Yustisia, seorang dosen di Universitas Indonesia, yang saat ini sedang melanjutkan studi doktoralnya di Loyola University Chicago dengan beasiswa Fulbright. Meskipun waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam di Chicago, namun langit di sana masih terlihat cerah karena kebetulan saat ini adalah musim panas di Amerika Serikat (AS). Saat ini Mbak Whinda … Continue reading Whinda Yustisia: Komunikasi dan Negosiasi yang Penting Dilakukan dalam Pendaftaran Universitas di Amerika Serikat

Yenni Rosana: Be open minded and confident saat interview process di Fulbright menjadi salah satu kunci keberhasilan.

Masih di tema beasiswa Fulbright, kali ini tim PhD Mama Indonesia berkenalan dengan Yenni Rosana sebagai narasumber kami, dan saat ini sedang menempuh studi S3 di University of Cincinnati, Ohio, United States dengan jurusan International and Public Affairs (Konsentrasi di Feminist Comparative and International Relation). Pada kesempatan ini, ibu dua anak ini akan mengupas tuntas tahapan kedua dari seleksi beasiswa Fulbright sekaligus strategi membuat study … Continue reading Yenni Rosana: Be open minded and confident saat interview process di Fulbright menjadi salah satu kunci keberhasilan.

Ibu Rumah Tangga Menjemput Gelar PhD

Studi doktoral erat kaitannya dengan para akademisi yang memiliki kewajiban untuk mendapatkan gelar. Lalu, bagaimana dengan seorang ibu rumah tangga? Apakah tidak ada kesempatan untuk para perempuan hebat ini melanjutkan studi hingga S3? Seputar pertanyaan tersebut akan terjawab dalam tulisan berikut yang membahas tentang kisah inspiratif dari Talkshow PhD Mama Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2021 silam dengan judul, “Ibu Rumah Tangga Menjemput … Continue reading Ibu Rumah Tangga Menjemput Gelar PhD

Perjalanan Meraih Mimpi Studi Lanjut PhD ke Luar Negeri

Netty Herawaty: “Ternyata Fulbright adalah Jodoh Saya” Perjalanan Meraih Mimpi Studi Lanjut PhD ke Luar Negeri   Sudah nggak asing kan dengan beasiswa Fulbright? Yup, kita mengenal salah satu peraih beasiswa Fulbright asal Banjarmasin Mbak Netty Herawaty. Pada kesempatan ini Ph.D Mama Indonesia berbincang seputar alasan mendaftar beasiswa Fulbright, proses pendaftarannya dan tips khusus menulis essay. Apa kabar mbak Netty, boleh dong sedikit diceritakan siapakah … Continue reading Perjalanan Meraih Mimpi Studi Lanjut PhD ke Luar Negeri

Serba-Serbi Studi Doktoral di Tanah Air

  Menjalani studi S3, di mana pun lokasi studinya, tentu membawa tantangan tersendiri. Tulisan kali ini membahas tentang warna-warni perjuangan studi S3 di tanah air yang dirangkum dari Talkshow PhD Mama Indonesia yang bertajuk “Serba-Serbi Studi Doktoral di Tanah Air”. Talkshow yang diselenggarakan oleh PhD Mama Indonesia beberapa saat yang lalu dan dimoderatori oleh Vidya Prahassacitta (Dosen Bina Nusantara University) dan menghadirkan tiga orang narasumber, … Continue reading Serba-Serbi Studi Doktoral di Tanah Air

Strategi Berburu Pembimbing Penelitian PhD

Beberapa waktu yang lalu PhD Mama Indonesia menggelar Talkshow bertajuk strategi berburu Pembimbing PhD dengan beberapa narasumber yang begitu inspiratif. mereka adalah Septaliana Dewi Prananingtyas yang merupakan Kandidat PhD Royal Melbourne Institute of Technology University, Yuhana Astuti yang merupakan Kandidat PhD Waseda University, dan Fiona Verisqa yang merupakan kandidat PhD University College London. Ketiganya saat ini sedang menjalani studi PhD di tiga negara yang berbeda … Continue reading Strategi Berburu Pembimbing Penelitian PhD

Hildegardis: Perempuan dari Indonesia Timur yang berhasil meraih dua kali beasiswa LPDP

Perkenalkan, nama saya Hildegardis Mulu, perempuan asli dari Indonesia Timur yang saat ini sedang menimba ilmu di United Kingdom. Saya belum berkeluarga, dan tahun ini adalah tahun pertama menjalani studi PhD, tepatnya di University College London (UCL) di Institute of Education. Departemen yang saya pilih adalah Curriculum, Pedagogy and Assessment dengan spesialisasi pada program Mathematics Education. Suasana kota dan kampus sudah tidak asing lagi bagi … Continue reading Hildegardis: Perempuan dari Indonesia Timur yang berhasil meraih dua kali beasiswa LPDP

Cerita dari Timur : Mengejar Cita – Cita Membangun NTT Hingga ke Ujung Dunia

Kali ini saya berkesempatan untuk mengobrol bersama Stela Nau, salah seorang penerima beasiswa S2 program Chevening 2019/2020. Stela berkesempatan berkuliah di Goldsmith, University of London mengambil program Politics Communication yang telah diselesaikannya hanya dalam waktu kurang lebih satu tahun. Berikut adalah hasil bincang singkatnya. Hai Kak Stela, perkenalkan aku Riva. Terimakasih sudah mau berbagi dengan PhD Mama Indonesia. Sepulang dari UK, apa kesibukan kak Stela … Continue reading Cerita dari Timur : Mengejar Cita – Cita Membangun NTT Hingga ke Ujung Dunia

Mengejar Target Bahasa Inggris untuk Studi PhD di Australia

Sebelum mendaftar beasiswa AAS (untuk kedua kalinya), saya mengantongi nilai Academic IELTS 7. Keren kan? Eh, tapi, writingnya masih 5,5 😁. Jadi, meskipun syarat minimal menuju PhD adalah 6,5, nilai saya belum memenuhi, karena masih ada band yang kurang dari 6. Alhamdulillah, setelah mendapatkan kursus persiapan bahasa dari AAS selama 6 minggu, saya berhasil mencapai target nilai IELTS minimal untuk diterima di School of Engineering, … Continue reading Mengejar Target Bahasa Inggris untuk Studi PhD di Australia