Tantangan Pasca Studi: Reverse Culture Shock

“I don’t belong here anymore.” Sebuah pernyataan yang sebenarnya tidak ingin dilontarkan, tapi memang seperti itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh Kak Aprisia Rasya, atau yang akrab disapa Kak Apris. Di akhir tahun 2024, tepat setelah menyelesaikan studi Master of Architecture di TU Delft, Belanda, Kak Apris kembali ke Indonesia. Setelah kurang lebih 2 tahun tinggal di luar negeri, ada perasaan teramat senang saat akan … Continue reading Tantangan Pasca Studi: Reverse Culture Shock

Dilema Karier Dosen: Setelah Doktor, Lalu Apa?

Masih dalam memeringati Hari Pendidikan Nasional 2025, mari sejenak kita menengok kehidupan sebagian pendidik di perguruan tinggi. Profesi yang menjadi garda depan dalam mendidik mahasiswa. Mereka memberikan bekal ilmu dan keterampilan bagi sumber daya manusia Indonesia. Mereka yang dipanggil dosen. Berbagai tuntutan mereka hadapi; dari mulai mengisi BKD (Beban Kinerja Dosen)—yang didalamnya terdiri dari aspek pendidikan, pengabdian kepada masyarakat dan penelitian yang semuanya harus dikerjakan … Continue reading Dilema Karier Dosen: Setelah Doktor, Lalu Apa?

Mimpi Ibu Tak Perlu Ditunda: Catatan Perjalanan Membawa Cinta Lintas Benua 

“There is no end to education. It is not that you read a book, pass an examination, and finish with education. The whole of life, from the moment you are born to the moment you die, is a process of learning.” – Jiddu Krishnamurti Penggalan kalimat inspiratif di atas merefleksi makna pendidikan sebagai proses hidup yang terus berlangsung dari kegagalan hingga keberhasilan, dari ruang akademik … Continue reading Mimpi Ibu Tak Perlu Ditunda: Catatan Perjalanan Membawa Cinta Lintas Benua 

Jalan Panjang Pendidikan Perempuan Indonesia

Diperingatinya Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei, sejenak membuat saya tersentil dengan status pendidikan tinggi bagi kaum perempuan di era saat ini. Saya lalu mencoba melakukan penelusuran dalam mesin pencarian di internet tentang “data perempuan kuliah di Indonesia”, lalu muncullah berbagai laman berita yang bertuliskan perempuan RI yang kuliah lebih banyak dan judul-judul serupa. Saya pun menemukan laman pangkalan data pendidikan tinggi milik kementerian … Continue reading Jalan Panjang Pendidikan Perempuan Indonesia

Kartini Masa Kini: Saling Dukung atau Saling Tikung?

Raden Ajeng Kartini dapat dikatakan sebagai tokoh yang tak tergantikan dalam kiprah perjuangan perempuan Indonesia. Namanya menjadi simbol emansipasi, kebangkitan dan kesetaraan perempuan hingga masa kini. Dilahirkan pada 21 April 1879 dari keluarga bangsawan Jepara, memberikan privilese bagi Kartini untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik. Ini membuatnya tidak terpenjara dengan budaya patriarki pada masa itu, seperti perempuan pada umumnya. Namun, keistimewaan ini tidak menyurutkan semangat … Continue reading Kartini Masa Kini: Saling Dukung atau Saling Tikung?