Serial Pengalaman Volunteer PhD Mama Indonesia: Bukan Sekedar Volunteer Biasa

Saya, Lintang Purwara Dewanti, berasal dari Mojokerto, Jawa Timur, dan saat ini menetap di Kota Depok, Jawa Barat. Sejak Maret 2024, saya terlibat sebagai volunteer di PhD Mama Indonesia (PMI). Keterlibatan ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan berangkat dari proses panjang pencarian makna, tentang peran, pilihan hidup, dan mimpi yang sempat saya simpan rapat-rapat. Jauh sebelum bergabung sebagai volunteer, saya sebenarnya menyimpan keinginan untuk kembali … Continue reading Serial Pengalaman Volunteer PhD Mama Indonesia: Bukan Sekedar Volunteer Biasa

Serial Lanjut Studi 40+: Kembali PhD Setelah Lebih Dari 1 Dekade Bersama Keluarga

Berangkat menempuh PhD di usia 40+ bersama keluarga bukan sekadar soal studi, tetapi tentang keputusan hidup yang penuh negosiasi, keberanian, dan kerja sama. Perjalanan memulai PhD 17 tahun setelah S2 bersama pasangan dan anak adalah mempertemukan mimpi akademik dan realitas keluarga. Ini membuat prosesnya memiliki tantangan dan pembelajaran besar. Sebuah refleksi tentang usia, prioritas, dan makna kebersamaan dalam menempuh jalan panjang bernama PhD. Saya telah … Continue reading Serial Lanjut Studi 40+: Kembali PhD Setelah Lebih Dari 1 Dekade Bersama Keluarga

Hari Ibu di Indonesia: Dari Perayaan Simbolik Menuju Implementasi Kebijakan yang Berpihak pada Perempuan

Penghormatan kepada ibu tidak cukup berhenti pada rangkaian perayaan dan simbolisasi, melainkan perlu tercermin dalam regulasi dan kebijakan publik yang sungguh-sungguh melindungi serta memberdayakan perempuan dalam seluruh peran yang mereka jalani, baik di ranah domestik maupun publik. Tanggal 22 Desember setiap tahun diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Hari Ibu telah lama menjadi pengingat yang hangat tentang betapa besarnya kasih sayang yang melampaui kata-kata. Bagi … Continue reading Hari Ibu di Indonesia: Dari Perayaan Simbolik Menuju Implementasi Kebijakan yang Berpihak pada Perempuan

Film Pangku: Potret Ketimpangan Gender, Kemiskinan, dan Beban Tak Terlihat Perempuan

Film Pangku menghadirkan potret sosial tentang kehidupan perempuan di wilayah pesisir yang hidup dalam tekanan stigma, kemiskinan, dan ketimpangan gender. Melalui tokoh Sartika dan Bu Maya, film ini menunjukkan bagaimana sistem sosial yang tidak berpihak membuat perempuan terus berada dalam posisi rentan. Salah satu adegan yang paling menonjol adalah ketika Sartika, dalam kondisi hamil, menumpang truk tanpa tujuan pasti untuk mencari pekerjaan. Celotehan bahwa perempuan … Continue reading Film Pangku: Potret Ketimpangan Gender, Kemiskinan, dan Beban Tak Terlihat Perempuan

PhD: Perjalanan Hati dan Dedikasi

Saya Alies Lintang, saat ini sedang menjalani peran ganda sebagai ibu dan akademisi. Semuanya membuat saya banyak menata ulang prioritas, terutama soal bagaimana tetap hadir bagi keluarga di tengah tuntutan akademik. Keputusan untuk menempuh PhD bersama keluarga bukan sekadar pilihan akademis, tetapi sebuah strategi hidup, jawaban atas tahun-tahun Long Distance Marriage yang perlahan membuat keterlibatan saya dalam keseharian anak dan suami terasa terpotong-potong. Dengan berpindah … Continue reading PhD: Perjalanan Hati dan Dedikasi

Perempuan Terdidik di Tengah Jeratan Stigma Sosial

Angka pernikahan perempuan di Indonesia terus menunjukan penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data Badan Pusat Statistik 2024, penurunan angka pernikahan paling drastis terjadi pada tahun 2021-2024 dengan penyusutan sebanyak 2 juta pertahun. Pada tahun 2018, angka pernikahan ada di angka 2.016.171, dan pada tahun 2023 angka pernikahan menyusut di angka 1.577.255 jiwa. Angka tersebut kembali menurun di tahun 2024, yakni di angka 1.478.302 … Continue reading Perempuan Terdidik di Tengah Jeratan Stigma Sosial

Perhatikan Tiga Hal Ini Sebelum Lanjut Studi di Turki!

Setiap tahun, lebih dari 35 ribu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di luar negeri dengan beberapa destinasi utamanya seperti Australia, Amerika Serikat, Malaysia, dan Jerman. Tren peningkatan ini juga distimulasi oleh sejumlah faktor seperti tuntutan dalam dunia profesional. Menurut DGHE (dalam Yanto Yanto, 2021), hal tersebut misalnya dari aspek kredibilitas dan kualitas performa, kesadaran atas pentingnya kualifikasi pendidikan terhadap potensi akses terhadap proses dan hasil penelitian … Continue reading Perhatikan Tiga Hal Ini Sebelum Lanjut Studi di Turki!

Kepemimpinan Perempuan sebagai Peluang dan Tantangan

Perempuan-perempuan yang kini telah dewasa dahulunya adalah anak-anak perempuan yang memiliki banyak keinginan besar. Mereka ingin menjelajah, senang berpetualang, mencari tahu tentang banyak hal dan mereka juga ingin memimpin dunia. Hari Anak Perempuan internasional dirayakan pada 11 Oktober. Kali ini, Phd Mama Indonesia ingin membahas sejauh mana para perempuan yang merayakan kepemimpinannya.  Mengacu pada teori kepemimpinan yang dikembangkan oleh Bass (1989-1990), terdapat tiga skema yang … Continue reading Kepemimpinan Perempuan sebagai Peluang dan Tantangan

Berburu Harta Karun di Toko Barang Bekas Melbourne

Rahasia Berburu Barang Ini adalah kunci utamanya. Lokasi thrift store jadi parameter seberapa bagus koleksi barangnya: toko dekat dan toko jauh dari pusat kota. Toko dekat pusat kota yaitu toko-toko di pinggiran kota yang dekat dengan pusat (inner suburbs) biasanya punya koleksi barang yang lebih modern dan kekinian. Kenapa? Karena di sini dihuni anak muda dan pekerja produktif. Mereka cenderung lebih sering belanja dan mengganti … Continue reading Berburu Harta Karun di Toko Barang Bekas Melbourne

Merdeka Tanpa Saling Mencela: Saatnya Perempuan Saling Menopang

Setiap tanggal 17 Agustus seluruh Indonesia memperingati hari kemerdekaan. Namun, sudahkah perempuan benar-benar merdeka dan dapatkah perempuan berdaya menjadi diri sendiri? Phd Mama Indonesia menyelenggarakan diskusi via instagram live mengangkat tema “Perempuan Merdeka Tanpa Saling Mencela”. Diskusi ini mengundang beberapa narasumber yaitu, Fitri Oktaviani yang aktif sebagai dosen dan peneliti Departemen Komunikasi Universitas Brawijaya, Indah Laras sarjana psikologi yang juga seorang public speaker, podcaster dan … Continue reading Merdeka Tanpa Saling Mencela: Saatnya Perempuan Saling Menopang